Indonesia kebut perampingan BUMN, dari manajemen aset hingga logistik
Rabu, 08 April 2026
JAKARTA - Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyampaikan proses restrukturisasi sejumlah perusahaan milik pemerintah, akan dipercepat dan ditargetkan tuntas pada tahun ini.
“Tidak hanya tepat waktu tetapi juga secara fundamental selesai,” jelas Dony, setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, pada Selasa (7/4) kemarin.
Dalam kesempatan itu, Dony juga mengungkap alasan PT Danantara Asset Management (DAM), yang saat ini dalam proses akuisisi mayoritas saham 3 perusahaan manajemen aset milik BUMN.
“Ini dalam rangka menyatukan kita punya kruang lebih empat aset manajemen, yang skalanya belum terlalu kompetitif,” jelas Dony.
Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, Danantara telah melaporkan rencana akuisisi 3 perusahaan manajer aset milik bank-bank pemerintah. Ketiganya adalah PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI), PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), dan PT BNI Aset Management (BNI AM).
Setelah akuisisi tuntas, DAM akan melebur ketiga perusahaan itu menjadi satu entitas, yang lebih kompetitif di dalam negeri maupun regional.
Dony menambahkan, langkah serupa juga akan dilakukan pada 15 perusahaan logistik yang bernaung di bawah BUMN. “Sudah mulai prosesnya insyaAllah juga dalam 1 bulan ini akan selesai, akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik,” ungkap Dony.
Di sisi lain, kata Dony, pemerintah Indonesia tidak lagi memperdebatkan masalah lama di tubuh BUMN. Namun ia mengaku pemerintah bisa membangun kembali BUMN menjadi lebih sehat.
“Terutama berkaitan dengan governance pengelolaan daripada perusahaan BUMN,” jelas Dony. (KR)