IHSG melesat 4,42%, saham Grup Prajogo dan Salim pimpin LQ45
Rabu, 08 April 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 4,42% dan tutup di level 7.279,21 pada perdagangan Rabu (8/4), menyusul sentimen positif dari gencatan senjata sementara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Kenaikan ini menjadi rekor harian tertinggi bagi IHSG dalam setahun terakhir, atau sejak indeks melewati fase kritis saat perang tarif antara AS dan China pada April 2025 lalu.
Di tengah kenaikan IHSG, total nilai transaksi di pasar saham mencapai Rp22,86 triliun. Angka ini lebih tinggi 54,7% dari rata-rata transaksi harian pada pekan lalu, yang berada di kisaran Rp14,7 triliun.
Seluruh indeks sektoral kompak mencatat kenaikan, dengan kenaikan tertinggi pada sektor barang baku yang mencapai 8,79%. Indeks saham lain seperti JII, ISSI, dan LQ45 juga naik lebih tinggi dari IHSG.
Dari jajaran indeks LQ45, dua saham milik konglomerat ternama di Indonesia memimpin penguatan.
Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) milik Prajogo Pangestu melesat 20,89% atau 305 poin, sementara PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang terafiliasi dengan Grup Salim melesat 13,45% atau 665 poin.
Indeks saham lain di kawasan emerging market Asia kompak menguat, dipimpin oleh KOSPI yang mencapai 6,87%.
Sementara di pasar valuta asing, nilai tukar negara emerging market Asia juga unggul dibandingkan dengan dolar AS. Baht Thailand memimpin dengan penguatan 1,71% terhadap dolar AS, won Korea menguat 1,59%, dan peso Filipina menguat 1,45%.
Sementara itu nilai tukar rupiah menguat 0,54% ke Rp17.012 per dolar AS, setelah sempat menyentuh level di bawah Rp17.000. (KR)