Broker afiliasi Hapsoro berbalik untung usai rugi 6 tahun
Kamis, 09 April 2026

JAKARTA – PT Minna Padi Investama Tbk (MINA), perusahaan sekuritas yang terafiliasi dengan Happy Hapsoro, mencetak laba bersih pertamanya setelah sempat rugi dalam 6 tahun.
Dalam laporan keuangan yang disampaikan Rabu (8/4) kemarin, PADI mengumumkan perolehan laba sebesar Rp1,8 miliar pada 2025.
Perolehan ini membalik kerugian di tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp13,7 miliar di 2024 dan Rp24,3 miliar di 2023.
Dari sisi operasi, bisnis perantara perdagangan efek (brokerage) menyumbang pendapatan sebesar Rp60,23 miliar. Sementara bisnis kegiatan penjaminan emisi efek menyumbang Rp1,15 miliar.
Ditambah dengan pendapatan dividen dan bunga, total pendapatan PADI mencapai Rp61,7 miliar pada 2025. Perolehan ini meningkat lebih dari 38 kali lipat secara tahunan, atau dari Rp1,58 pada tahun sebelumnya.
Namun lonjakan pendapatan PADI diikuti oleh kenaikan pada beban usaha, yang meningkat 3,71 kali lipat menjadi Rp60,56 miliar pada 2025. Akibatnya, margin laba bersih perseroan hanya di level 2,93% dan laba per sahamnya Rp0,16 per lembar.
Pada akhir tahun buku 2025, PT Sentosa Bersama Mitra yang merupakan entitas milik Happy Hapsoro, memiliki 5,75% saham PADI. Namun porsi sahamnya hingga Maret 2026 turun menjadi 4,67%, menurut data kepemilikan saham di atas 1%. (KR)