BNLI bagi dividen Rp1,26 triliun, Bangkok Bank dapat jatah terbesar
Kamis, 09 April 2026

JAKARTA – PT Bank Permata Tbk (BNLI) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai sebesar Rp1,26 triliun atau Rp35 per lembar saham, yang sebagian besar akan diterima oleh Bangkok Bank.
Corporate Secretary BNLI, Katharine Grace, mengatakan total dividen yang akan diberikan setara 35% dari laba bersih perseroan pada 2025, yang mencapai Rp3,58 triliun.
“Sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 07 April 2026,” jelas Katharine, dalam keterangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/4).
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 15 April 2026, serta di pasar tunai pada 17 April 2026. Sedangkan pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 7 Mei 2026.
Pada akhir 2026, BNLI memiliki saldo laba ditahan sebesar Rp10,16 triliun. Total ekuitas bank swasta dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua ini pun mencapai Rp45,8 triliun per 30 Desember 2025.
Menurut data kepemilikan saham IDNFinancials.com, Bangkok Bank PLC mengendalikan 89,12% saham BNLI hingga akhir Maret 2026. Citigroup Global Market Ltd memiliki 4,82% saham, Barclays Capital Securities Ltd 4,77%, dan PT Asuransi Jiwa Sequis Life 1%.
Dengan demikian, Bangkok Bank yang mulai jadi pemegang saham terbesar BNLI sejak 2020, akan menerima alokasi dividen terbesar. (KR)