IHSG memimpin emerging market Asia meski hadapi outflow di sesi I

Jumat, 10 April 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 2,02% atau 147,87 poin ke 7.455,46 pada sesi pertama perdagangan Jumat (10/4) hari ini, menjadi indeks dengan kinerja terbaik di kawasan emerging market Asia.

Total transaksi di pasar saham Indonesia mencapai Rp9,46 triliun pada sesi pertama, melibatkan perdagangan 22,5 miliar lembar saham. Sebanyak 470 saham mencatat kenaikan harga, 117 saham melemah, dan 168 lainnya stagnan.

Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG secara teknikal pada sesi pertama, melanjutkan pembentukan histogram positif pada indikator MACD. Sementara indikator Stochastic RSI sedang menuju area overbought setelah mengalami golden-cross di area pivot.

“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan penguatan menuju level 7.475-7.500 pada perdagangan sesi II Jumat (10/4),” jelas analis Phintraco, dalam catatan riset yang disampaikan siang ini.

Namun di tengah penguatan IHSG, aksi jual investor asing terpantau cukup dominan dan mencatatkan net sell atau penjualan bersih Rp91,15 miliar. Berdasarkan volume transaksi, net sell asing mencapai 3,22 miliar lembar.

Berikut ini daftar 5 saham dengan net foreign buy dan net foreign sell terbesar pada sesi I, Jumat (10/4).

Top 5 Net Foreign Buy:

  • PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) – 42.521.000 lembar
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – 41.131.900 lembar
  • PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) – 34.607.200 lembar
  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – 34.025.400 lembar
  • PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) – 26.792.800 lembar

Top 5 Net Foreign Sell:

  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) – 2.327.122.066 lembar
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – 644.524.200 lembar
  • PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) – 242.207.900 lembar
  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) – 94.352.900 lembar
  • PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) – 41.302.800 lembar

Dari kawasan emerging market Asia, seluruh indeks saham bergerak menguat hingga pukul 13.27 WIB. IHSG di peringkat pertama dengan kenaikan 2,02%, disusul TWSE yang naik 1,60%, dan KOSPI 1,49%.

Sementara di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 0,12% ke Rp17.110 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan indeks dolar AS (DXY) yang berbalik menguat 0,09% setelah turun dalam 4 hari terakhir. (KR)