China larang ByteDance pakai chip Nvidia
Kamis, 27 November 2025

CHINA - Regulator Tiongkok telah melarang ByteDance, pemilik TikTok, menggunakan chip Nvidia di pusat data barunya, menurut laporan The Information yang mengutip dua karyawan perusahaan.Laporan itu menyebut ByteDance membeli chip Nvidia lebih banyak daripada perusahaan Tiongkok lainnya pada 2025 untuk mengamankan kapasitas komputasi bagi lebih dari satu miliar penggunanya, di tengah kekhawatiran pembatasan pasokan dari Washington.Larangan tersebut menegaskan upaya Beijing mengurangi ketergantungan pada teknologi AS, terutama setelah Washington semakin memperketat ekspor semikonduktor canggih ke Tiongkok.Pada Agustus, menurut Bloomberg, regulator Tiongkok juga meminta perusahaan lokal menghentikan pesanan chip AI Nvidia dan mendorong mereka beralih ke prosesor buatan dalam negeri.Juru Bicara Nvidia mengatakan kebijakan regulasi saat ini membuat perusahaan tak mampu menawarkan GPU pusat data yang kompetitif di Tiongkok, sehingga pasar besar tersebut kini terbuka bagi para pesaing asing.ByteDance belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.Reuters sebelumnya melaporkan bahwa pemerintah Tiongkok mengarahkan proyek pusat data yang mendapat dana negara untuk hanya menggunakan chip AI lokal.Dilansir reuters.com, Tiongkok pun semakin mempercepat pembangunan ekosistem AI alternatif dan mencapai kemandirian chip, meski ketegangan dagang dengan AS masih rapuh.AS telah melarang penjualan chip paling canggih Nvidia ke Tiongkok, hanya mengizinkan versi yang diturunkan seperti H20.Nvidia sempat merilis chip khusus Tiongkok, RTX6000D, namun permintaan rendah karena sejumlah perusahaan besar memilih tidak memesan.Presiden AS Donald Trump juga mengatakan bahwa AS akan “membiarkan Tiongkok berurusan dengan Nvidia, tetapi bukan untuk chip yang paling canggih,” setelah pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping. (DK)