The Fed dan Menkeu AS kumpulkan CEO bank besar bahas risiko AI
Minggu, 12 April 2026

WASHINGTON DC - Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan Menteri Keuangan Scott Bessent bertemu dengan para CEO bank-bank besar AS pada Jumat (10/4) untuk membahas kemungkinan risiko siber yang ditimbulkan oleh model Mythos milik Anthropic.
Seperti dikutip dari CNBC, Jumat (10/4), para pimpinan bank tersebut memang sudah berada di Washington, D.C. untuk menghadiri rapat dewan Financial Services Forum ketika sebuah pertemuan khusus diadakan pada hari Selasa guna membahas Mythos, menurut orang-orang yang mengetahui hal tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya agar dapat membagikan informasi mengenai hal yang bersifat rahasia.
Pemerintah Amerika Serikat meningkatkan perhatian terhadap potensi risiko siber yang ditimbulkan oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Sejumlah pimpinan bank besar hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain:
Sementara itu, CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, dilaporkan tidak hadir.
Pertemuan berlangsung di kantor Departemen Keuangan AS dan bersifat mendadak, di tengah agenda rutin para CEO dalam forum industri keuangan.
Menurut laporan media, pertemuan ini mencerminkan kekhawatiran pemerintah Amerika terhadap kemampuan AI yang semakin canggih dan berpotensi mengancam stabilitas sistem keuangan.
Model AI terbaru Anthropic, “Claude Mythos Preview”, sebelumnya dirilis secara terbatas karena kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan oleh peretas. Sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Apple, Google, Microsoft, dan Nvidia turut terlibat dalam inisiatif keamanan siber terkait model tersebut.
CEO Anthropic, Dario Amodei, menyatakan bahwa teknologi AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan keamanan siber, namun juga membawa risiko jika tidak dikelola dengan tepat.
Di sisi lain, pemerintah AS disebut telah menerima paparan terkait kemampuan ofensif dan defensif model tersebut sebelum peluncuran. Keterlibatan pemerintah juga terjadi di tengah ketegangan antara Anthropic dan Departemen Pertahanan AS terkait penggunaan teknologi AI dalam konteks militer.
Perkembangan AI yang pesat mendorong otoritas keuangan dan pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap risiko sistemik yang mungkin timbul.
Ke depan, regulasi dan kolaborasi antara pemerintah, sektor keuangan, dan perusahaan teknologi akan menjadi kunci dalam memastikan pemanfaatan AI tetap aman tanpa mengganggu stabilitas ekonomi. (GA)