ADB ramal ekonomi RI tumbuh 5,2% pada 2026, di bawah target pemerintah
Senin, 13 April 2026

JAKARTA – Asian Development Bank (ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh di level 5,2% pada 2026, seperti disampaikan dalam laporan Asian Development Outlook April 2026.
ADB dalam laporan tersebut menyampaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5,2% berdasar pada asumsi inflasi 1,9%, lebih rendah dari inflasi 2,3% pada 2024.
Selain itu, proyeksi ADB juga telah memperhitungkan realisasi pertumbuhan ekonomi pada 2025 yang mencapai 5,1%, “berkat permintaan domestik yang kuat dan inflasi yang terkendali.”
“Dalam skenario awal pada laporan ini, PDB Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,2% pada 2026 dan 2027, seiring perbaikan investasi dan konsumsi yang tetap stabil,” ungkap ADB, dalam laporan yang disampaikan akhir pekan lalu.
ADB memperkirakan ekspektasi inflasi di Indonesia akan tetap terjaga dalam kisaran target yang ditetapkan. Namun Indonesia juga dinilai rentan terhadap situasi geopolitik di Timur Tengah.
“Risiko terhadap prospek meningkat jika konflik di Timur Tengah berlangsung lebih lama,” jelas ADB.
Di sisi lain, ADB menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap bisa dijaga secara jangka panjang. Namun dalam pelaksanaannya, kata ADB, Indonesia perlu meningkatkan penciptaan lapangan kerja di sektor formal.
Pada awal tahun ini, ADB menilai ekonomi Indonesia telah diuntungkan oleh momentum pertumbuhan, yang didukung siklus permintaan menjelang ramadan dan lebaran, serta kebijakan pemerintah yang mendukung pertumbuhan.
“Kecuali konflik di Timur Tengah akan berlangsung lebih panjang dan memburuk, Indonesia bakal melanjutkan momentum pertumbuhan dari awal tahun untuk berkelanjutan,” jelas ADB.
Menurut data IDNFinancials.com, pemerintah Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada 2029, di bawah kabinet Presiden Prabowo Subianto. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menetapkan target pertumbuhan 5,4-5,6% pada 2026.
Bank Dunia sebelumnya juga telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% untuk 2026, lebih rendah dari proyeksi Oktober 2025 lalu yang diperkirakan mencapai 4,8%. (KR)