BEI suspensi emiten keluarga Hary Tanoe usai saham naik 109%
Senin, 13 April 2026

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), emiten yang dijalankan oleh keluarga Hary Tanoesoedibjo.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan suspensi terhadap saham MSIN dilakukan dalam rangka cooling down.
“Sebagai bentuk perlindungan investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan MSIN pada 13 April 2026,” jelas Yulianto, dalam keterangan yang disampaikan akhir pekan lalu.
Selain itu, Yulianto menambahkan suspensi perdagangan saham berlaku di pasar reguler dan tunai, untuk memberikan waktu bagi pelaku pasar dalam mengambil keputusan berinvestasi di saham MSIN.
“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan,” imbuh Yulianto.
Menurut data IDNFinancials.com, harga saham MSIN berada di level Rp630 per lembar pada akhir Maret 2026. Namun harga sahamnya melesat sekitar 109% hingga Jumat (10/4) kemarin, ke level Rp1.320 per lembar.
Lonjakan harga tersebut mendorong posisi Price to Earing (PE) Ratio MSIN berada di level 82,15 kali, berdasarkan perhitungan Earning Per Share (EPS) 2025 sebesar Rp16,07.
Pemegang saham pengendali MSIN saat ini yaitu PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dengan persentase kepemilikan 71,67%. Sementara tiga orang putri dari Hary Tanoesoedibjo saat ini masuk dalam jajaran direksi dan komisaris MSIN, serta memegang sebagian kecil saham perseroan. (KR)