Dampak konflik AS-Iran terbatas, membuka peluang penguatan IHSG

Selasa, 14 April 2026

image

JAKARTA – Peluang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terbuka, setelah reaksi pasar terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah mulai terbatas.

Analis BRI Danareksa Sekuritas menilai saat ini pasar tampak semakin adaptif terhadap perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Di samping itu, pelaku pasar dinilai telah melihat ketidakpastian berulang membuat sentimen eksternal tak lagi berdampak signifikan, dibandingkan periode awal perang.

Dari dalam negeri, analis BRI Danareksa melihat keputusan FTSE mempertahankan status Indonesia di Secondary Emerging Market pada pekan lalu, sebagai katalis positif bagi saham-saham konglomerasi. Meskipun dalam beberapa pekan mendatang, pelaku pasar mencermati keputusan MSCI dalam rebalancing saham-saham Indonesia.

“Dengan kondisi tersebut, IHSG pekan ini berpeluang menguat dengan support di 7.300-7.400 dan resitance di 7.585-7.700,” jelas analis BRI Danareksa,” tulis analis BRI Danareksa, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Di sisi lain, analis CGS International Sekuritas Indonesia menilai penguatan indeks saham di Wall Street pada Senin jadi katalis positif bagi IHSG, seiring harapan kesepakatan antara AS dan Iran.

Meskipun demikian, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dinilai sebagai sentimen negatif bagi IHSG.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat, dengan kisaran support 7.410/7.320 dan resist 7.590/76.80,” jelas analis CGS International.

Dari kawasan Asia Pasifik, indeks saham KOSPI Korea mengawali perdagangan di zona hijau dengan kenaikan 3% pada Selasa (14/4). Sementara Nikkei 225 Jepang naik 2,38% dan ASX 200 Australia naik tipis 0,34%.

Harga emas di pasar spot naik tipis 0,64% pada pembukaan sesi Asia dan bertahan di US$4.769,45 per troi ons. Sedangkan harga acuan minyak mentah WTI menurut data Bloomberg turun 2,84% ke US$96,27 per barel, serta minyak brent turun 2,72% ke US$96,66 per barel. (KR)