Henan Putihrai borong saham SSIA, kepemilikan melebihi Grup Djarum
Selasa, 14 April 2026

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham lebih dari 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/4), menampilkan aksi PT Henan Putihrai Asset Management yang membeli 2,40 juta saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).
Investor yang sering dikaitkan dengan Prajogo Pangestu tersebut, kini memegang 11,15% saham setelah menyelesaikan transaksi pekan lalu, lewat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Porsi kepemilikan saham Henan Putihrai di SSIA pun telah melebihi PT Dwimuria Investama Andalan, yang merupakan lengan investasi Grup Djarum di sejumlah emiten. Perusahaan ini terakhir kali membeli saham SSIA pada Agustus 2025 dan kepemilikannya kini bertahan di 10,24%.
Selain itu, daftar perubahan kepemilikan saham menampilkan PT Samuel Tumbuh Bersama, yang menjual sahamnya di produsen kelapa sawit PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS).
Porsi saham Samuel Tumbuh Bersama di NSSS pun turun dari 39,8% menjadi 35,05%, setelah melepas 1,13 miliar lembar saham. Namun pada saat yang sama PT Samuel Sekuritas Indonesia justru memborong 346,87 juta lembar NSSS, membuat porsi sahamnya naik dari 5,53% menjadi hampir 7%.
Kedua transaksi tersebut dilakukan melalui PT Samuel Sekuritas Indonesia.
PT Samuel Sekuritas Indonesia juga menambah porsi sahamnya di emiten rumah produksi PT MD Entertainment Tbk (FILM) sebanyak 112,16 juta lembar. Total sahamnya di FILM pun naik menjadi 11,91%.
Selanjutnya, lebih dari 2 juta lembar saham PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) diborong oleh investor asing MDIH (Singapore) Pte Ltd lewat BUT Standard Chartered Bank, membuat kepemilikannya naik jadi 35,54%.
Di sisi lain, PT Andhesti Tungkas Pratama melepas sebagian sahamnya di emiten kontraktor pertambangan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebanyak 74 juta lembar. Setelah menjual saham lewat PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), porsi sahamnya turun menjadi 7,34%.
Citibank Hong Kong S/A Glencore International Investments Ltd menjual 7,06 juta saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), yang merupakan emiten pertambangan nikel. Lewat Citibank, N.A., membuat kepemilikan investor asing ini turun tipis menjadi 6,4%.
Penjualan saham terakhir melibatkan saham emiten media digital PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN). PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menjual 708.200 lembar saham lewat PT Trust Sekuritas dan PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, namun tetap menyisakan 7,77% saham. (KD/KR)
Ingin melihat dengan mudah daftar pemegang saham emiten di atas 1%? Klik di sini.