Hapsoro lepas saham PADI, publik kini kuasai 98,056%
Selasa, 14 April 2026

JAKARTA – PT Sentosa Bersama Mitra (SBM), perusahaan milik pengusaha Happy Hapsoro, terus mengurangi porsi kepemilikannya di PT Minna Padi Investama Tbk (PADI).
Menurut data yang dihimpun IDNFinancials.com, SBM mulai masuk sebagai pemegang saham emiten jasa investasi ini pada Februari 2025, dengan kepemilikan 5,75%.
Saat itu SBM membeli 650 juta lembar saham PADI di harga Rp15 per lembar, sehingga nilai total transaksi ditaksir mencapai Rp9,75 miliar.
Namun pada awal Maret lalu, SBM menyampaikan penjualan sebanyak 121,5 juta lembar saham PADI.
Dengan harga penjualan Rp132 per lembar, nilai transaksi divestasi ini mencapai Rp16,03 miliar. Harga jual ini sekitar 780% di atas harga perolehan awal SBM di saham PADI pada 2025.
Nama SBM pun tidak lagi muncul dalam daftar pemegang saham PADI di atas 5%.
Namun menurut data kepemilikan investor di atas 1% yang diolah IDNFinancials.com, SBM masih memiliki 4,67% saham PADI. Sementara investor publik menguasai 98,056% saham per 31 Maret 2026.
Di sisi lain, partisipasi investor di saham PADI mulai mencatat lonjakan pada Desember 2025. Lonjakan ini menyusul kenaikan harga saham perseroan lebih dari 100% di akhir tahun.
Sepanjang Desember 2026, jumlah investor PADI bertambah 21.972 pemegang saham. Kemudian jumlah pemegang sahamnya juga bertambah sebanyak 12.629 nasabah pada Januari 2026 dan 20.206 nasabah pada Februari 2026.
Menjelang penutupan perdagangan Selasa (14/4) hari ini, harga saham PADI turun 3,76% ke level Rp128 per lembar. Dengan laba per saham Rp0,16 pada tahun buku 2025, harga saham PADI mencerminkan Price to Earning (PE) Rasio 798,51 kali. (KR)