IHSG naik 2,34% didukung saham Prajogo Pangestu hingga Bakrie

Selasa, 14 April 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan reli kenaikan 5 hari, dengan penguatan 2,34% atau 175,76 poin ke 7.675,95 pada Selasa (14/4) hari ini.

Total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan perdagangan mencapai Rp24,76 triliun, melibatkan 52,99 miliar lembar saham.

Sebanyak 548 saham mencatat kenaikan harga, sementara 151 saham melemah dan 119 lainnya stagnan.

Mayoritas indeks sektoral ditutup menguat, dengan kenaikan tertinggi pada sektor infrastruktur 5,62% dan industri 4,47%. Sedangkan sektor teknologi dan consumer cyclical melemah masing-masing 0,37% dan 0,95%.

Sejumlah saham dari sektor infrastruktur dengan kapitalisasi pasar jumbo yang mencatat kenaikan harga adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA).

Saham BREN dan CDIA, yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu, mencatat kenaikan harga masing-masing 7% dan 13,7%. Sedangkan harga saham MORA ditutup melesat 25%.

Di sisi lain, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik Grup Bakrie memimpin jajaran Top Value, dengan nilai transaksi Rp1,77 triliun. Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) berada di peringkat kedua dengan nilai transaksi Rp1,43 triliun, serta disusul saham PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) Rp1,05 triliun.

Harga saham BUMI menguat 7,38% hingga penutupan perdagangan, sementara PTRO naik 10,83% dan BNBR melesat 27,04%.

Di kawasan emerging market Asia, IHSG menjadi indeks dengan performa terbaik ketiga, setelah KOSPI yang menguat 2,74% dan TWSE 2,37%.

Namun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah 0,13% dan bertahan di level Rp17.127 di pasar spot.

Sementara itu mayoritas mata uang emerging market Asia lainnya terpantau menguat, menyusul pelemahan indeks dolar AS (DXY) 0,17%. Won Korea memimpin dengan kenaikan 0,61%, ringgit Malaysia menguat 0,58%, peso Filipina 0,47%, dan yuan China 0,20%. (KR)