Bitcoin naik ke US$74.900 di tengah harapan meredanya AS-Iran
Selasa, 14 April 2026

JAKARTA - Bitcoin menyentuh level tertinggi dalam empat pekan seiring reli aset berisiko yang dipicu harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik.
Dikutip Bloomberg, bitcoin naik hingga US$74.945, level tertinggi sejak 17 Maret, sebelum terkoreksi ke kisaran US$74.600 pada Selasa pagi di London. Token lain ikut menguat, dengan Ether naik 5,5% ke atas US$2.370.
Penguatan terjadi setelah Donald Trump menyatakan Iran telah menghubungi pemerintahannya untuk membuka peluang pembicaraan damai, di tengah langkah AS memulai blokade laut di Selat Hormuz. Optimisme tersebut juga mendorong kenaikan saham Asia, seiring ekspektasi penurunan harga minyak dan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Bitcoin mengikuti reli aset berisiko yang lebih luas,” kata Damien Loh, Kepala Investasi di Ericsenz Capital.
“Meskipun blokade telah dimulai, pasar menganggapnya sebagai hal positif bahwa Trump secara efektif memperpanjang jangka waktu untuk mencapai kesepakatan dan bahwa ia dilaporkan sedang mencari putaran pembicaraan berikutnya.”
Ia menambahkan, bitcoin terus menunjukkan kinerja perdagangan yang lebih baik dibandingkan aset berisiko lainnya,” namun kenaikan signifikan dinilai baru akan terjadi jika AS mengesahkan Clarity Act sebagai kerangka regulasi aset digital.
Sejak anjlok dari rekor US$126.000 pada Oktober, bitcoin bergerak dalam kisaran sempit selama dua bulan terakhir.
Meski demikian, kinerjanya tetap lebih baik dibanding sejumlah aset tradisional sejak konflik AS-Iran pecah pada akhir Februari. Sejak 27 Februari, bitcoin naik lebih dari 10%, sementara emas turun hampir 10% dan S&P 500 relatif stagnan.
Secara historis, bitcoin cenderung bergerak searah dengan aset berisiko, pola yang kembali terlihat saat ini.
“Bitcoin berperilaku lebih seperti aset berisiko klasik daripada aset aman tradisional, dan peningkatan sentimen risiko secara keseluruhan bulan ini telah memberikan dorongan bagi kenaikannya baru-baru ini,” tulis analis IG Markets Tony Sycamore.
“Agar prospek jangka menengah yang lebih bullish dapat berkembang, bitcoin perlu melihat penembusan berkelanjutan dan penutupan di atas resistensi saluran tren di US$79.000.”
Di sisi lain, ETF spot bitcoin yang tercatat di AS mencatat arus keluar bersih US$194,5 juta pada Senin, terbesar dalam lebih dari dua pekan, setelah sebelumnya membukukan arus masuk US$771,4 juta sepanjang pekan lalu. (DH)