Tantang dominasi Starlink, Amazon akuisisi Globalstar US$11,57 miliar

Rabu, 15 April 2026

image

NEW YORK - Amazon mengumumkan rencana mengakuisisi Globalstar dalam transaksi senilai US$11,57 miliar, sebagai langkah memperkuat bisnis satelitnya dan mengejar ketertinggalan dari layanan Starlink milik Elon Musk.Kesepakatan ini akan menambah sekitar dua lusin satelit Globalstar ke jaringan Amazon yang saat ini telah memiliki lebih dari 200 satelit.Seperti dikutip Reuters, Amazon juga menargetkan peluncuran sekitar 3.200 satelit orbit rendah Bumi hingga 2029, dengan sebagian harus aktif sebelum tenggat regulasi pada Juli.Teknologi Globalstar dikenal dengan layanan Direct-to-Device (D2D), yang memungkinkan konektivitas langsung ke perangkat tanpa bergantung pada menara seluler.

Teknologi ini penting untuk layanan darurat dan konektivitas di wilayah terpencil. Amazon menargetkan implementasi D2D mulai 2028.

Saat ini, Starlink, unit dari SpaceX, telah melayani lebih dari 9 juta pengguna global dan terus memperluas layanan, termasuk pengembangan D2D melalui kemitraan dengan operator seperti T-Mobile.

Di sisi lain, kemitraan Globalstar dengan Apple tetap berlanjut. Globalstar menyediakan fitur satelit seperti Emergency SOS dan Find My untuk iPhone dan Apple Watch.

Apple sendiri telah menginvestasikan sekitar US$1,5 miliar pada 2024 dan memegang sekitar 20% saham Globalstar.

Akuisisi ini diperkirakan rampung tahun depan, tergantung persetujuan regulator termasuk Federal Communications Commission serta pencapaian target pengembangan jaringan. (DK)