Bos Citadel Ken Griffin: Krisis Selat Hormuz bisa picu resesi global

Rabu, 15 April 2026

image

NEW YORK - CEO Citadel, Ken Griffin, menyatakan bahwa ekonomi global berpotensi masuk jurang resesi jika Selat Hormuz terus ditutup dalam waktu lama.Dalam konferensi ekonomi dunia yang digelar Semafor di Washington, D.C., Griffin menegaskan bahwa penutupan jalur vital tersebut selama enam hingga 12 bulan hampir pasti memicu resesi global yang tak bisa dihindari.Ia menambahkan, kondisi ini akan mendorong percepatan peralihan ke energi alternatif seperti angin, surya, dan nuklir, mengutip dari Cnbc.Meski demikian, Griffin menilai dampak konflik bisa lebih buruk jika Amerika Serikat menunda serangan hingga kemampuan militer Iran semakin kuat.Pasar saham sendiri sempat pulih ke level sebelum serangan AS ke Iran pada Februari.Namun, optimisme investor dinilai rapuh karena sangat bergantung pada durasi konflik di Timur Tengah. Risiko eskalasi yang lebih besar bahkan disebut belum sepenuhnya tercermin dalam harga pasar.Sementara itu, ekonomi global, terutama di Asia, tetap rentan terhadap lonjakan harga minyak yang saat ini masih bertahan di kisaran US$100 per barel, jauh di atas level sebelum konflik yang berada di bawah US$70 per barel. (DK)