Trump: Pembicaraan damai AS-Iran bisa lanjut dalam dua hari ke depan

Rabu, 15 April 2026

image

WASHINGTON - Donald Trump menyatakan bahwa perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran berpeluang kembali digelar di Islamabad dalam dua hari ke depan, dengan Pakistan berperan sebagai mediator.Dalam wawancara dengan New York Post, Trump menyebut kepala angkatan darat Pakistan, Asim Munir, melakukan “pekerjaan luar biasa” dalam memfasilitasi pembicaraan.Ia menilai peluang negosiasi lanjutan semakin besar berkat peran tersebut, mengutip The Guardian.Seorang pejabat Pakistan mengatakan pembicaraan kemungkinan segera dimulai kembali, meski bisa sedikit mundur dari jadwal yang disebut Trump.Islamabad kini berupaya mengatur waktu pertemuan sebelum masa gencatan senjata dua minggu berakhir pada 22 April.Sebelumnya, putaran awal negosiasi selama akhir pekan berakhir tanpa kesepakatan, setelah Wakil Presiden AS JD Vance meninggalkan perundingan dengan alasan Iran belum memberikan komitmen tegas untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.Pasca kegagalan tersebut, AS memberlakukan blokade laut terhadap kapal yang menggunakan pelabuhan Iran, sebagai upaya menekan ekonomi Teheran.US Central Command melaporkan tidak ada kapal yang berhasil menembus blokade dalam 24 jam pertama.Ketegangan ini turut memicu lonjakan harga minyak global di atas US$100 per barel, sebelum kembali turun ke kisaran US$95 seiring munculnya harapan pembicaraan lanjutan.Sementara itu, di Washington, perwakilan Israel dan Lebanon menggelar pembicaraan langka terkait konflik lintas perbatasan.Namun, kelompok Hezbollah menyatakan tidak akan terikat pada kesepakatan apa pun yang dicapai dalam perundingan tersebut. (DK)