Perusahaan rare earth China terbesar targetkan laba Q1 naik 118%
Rabu, 15 April 2026

TIONGKOK - Perusahaan rare earth terbesar di China berdasarkan kapitalisasi pasar, China Northern Rare Earth Group High-Tech Co, memperkirakan laba bersih kuartal I 2026 akan melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.Dalam pernyataannya, perusahaan yang tercatat di pasar saham A-share China ini memproyeksikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk berada di kisaran 900 juta yuan hingga 940 juta yuan (sekitar US$131,8 juta), atau naik 109,14% hingga 118,43% secara tahunan.Seperti dikutip Globaltimes, Manajemen Perusahaan menjelaskan, kinerja positif pada tiga bulan pertama didorong oleh tren penguatan pasar rare earth secara keseluruhan, dengan harga produk utama yang bergerak naik.Selain itu, optimalisasi produksi dan pengelolaan operasional, penguatan manajemen anggaran, peningkatan kontrol risiko, serta percepatan proyek-proyek strategis turut menopang performa.Didukung oleh kekuatan rantai industri dan daya saing inti, berbagai langkah tersebut memberikan fondasi yang solid bagi kinerja operasional yang kuat.Dari sisi ekspansi, fase pertama proyek peningkatan smelting ramah lingkungan telah mulai beroperasi penuh.Sementara itu, pembangunan struktur utama fase kedua telah rampung dan kini memasuki tahap konstruksi internal serta pengadaan peralatan.Proyek merger dan akuisisi, joint venture, ekspansi kapasitas, hingga peningkatan produksi di seluruh lini bisnis juga terus berjalan sesuai rencana.Pada hari yang sama, perusahaan juga merilis laporan kinerja 2025. Pendapatan tercatat sekitar 42,563 miliar yuan, naik 29,11% secara tahunan, sementara laba bersih mencapai sekitar 2,251 miliar yuan, melonjak 124,17% dibandingkan tahun sebelumnya.Berdasarkan data East Money Information Co., Ltd., perusahaan ini merupakan emiten rare earth terbesar di pasar A-share China dari sisi kapitalisasi.Hingga penutupan perdagangan Senin, nilai pasarnya telah melampaui 180 miliar yuan. (DK)