Indocement buyback Rp750 miliar dan kurangi saham treasury
Rabu, 15 April 2026

JAKARTA – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), produsen semen milik Heidelberg Materials dari Jerman, akan melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham.
“Periode pembelian kembali saham tersebut dilakukan sejak 22 Mei 2026 sampai dengan 21 Mei 2027,” jelas Corporate Secertary INTP, Dani Handajani, dalam keterangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/4).
Namun untuk melaksanakan aksi korporasi ini, INTP akan meminta persetujuan pemegang saham, dalam rapat yang dijadwalkan pada 21 Mei 2026 mendatang.
Adapun total dana yang disiapkan oleh INTP untuk aksi korporasi ini sebesar Rp750 miliar, yang berasal dari kas internal.
Dalam kesempatan yang sama, Manajemen INTP juga menyampaikan rencana penarikan 84,52 juta lembar saham treasury, dengan cara mengurangi modal ditempatkan dan disetor.
Kedua aksi korporasi itu diperkirakan akan membuat total aset INTP menjadi Rp30,97 triliun, dengan total ekuitas Rp22,45 triliun.
Menurut data IDNFinancials.com, Heidelberg Materials AG saat ini mengendalikan 53,4% saham INTP. Investor publik saat ini memiliki 40,01% saham perseroan, sementara sisanya sebesar 6,95% tercatat sebagai saham treasury.
Harga saham INTP pada perdagangan hari ini dibuka melemah 0,94% atau 50 poin ke Rp5.275 per lembar. Posisi ini mencerminkan Price to Earnings (PE) Rasio sebesar 8,25 kali, mengacu laba per saham Rp639 pada 2025. (KR)