IHSG berbalik melemah, tertekan saham bank hingga kesehatan
Rabu, 15 April 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah dan ditutup melemah 0,68% atau 52,36 poin ke 7.623,59.
Indeks acuan pasar saham Indonesia ini, sebelumnya sempat menguat 0,44% pada perdagangan sesi pertama. Level tertinggi IHSG hari ini mencapai 7.773,58 dan terendah di 7.623,59.
Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 8,87% menjadi Rp22,59 triliun pada Rabu (15/4) hari ini, setelah sempat mencapai Rp24,79 triliun pada Selasa. Sementara volume saham yang diperdagangkan mencapai 51,4 miliar lembar.
Enam dari sebelas indeks sektoral bergerak melemah, dari sektor energi hingga kesehatan. Indeks sektor kesehatan turun paling dalam, mencapai 2,81%.
PT Sejahtera Anugrahjaya Tbk (SRAJ), emiten dari sektor kesehatan dengan kapitalisasi pasar terbesar, mencatat penurunan harga saham 13,82% atau Rp2.100 per lembar.
Saham emiten pengelola rumah sakit lainnya seperti PT Siloam Internasional Hospitals Tbk (SILO) dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) juga kompak melemah, masing-masing 4,89% dan 2,29%.
Sementara itu tiga emiten dengan nilai transaksi perdagangan saham tertinggi yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Namun ketiganya kompak mencatat penurunan harga, dengan penurunan paling dalam pada BUMI yang mencapai 3,82%.
Selain BBRI, dua saham bank dengan kapitalisasi pasar jumbo seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (BMRI) juga turun, masing-masing 2,96% dan 1,27%.
Dari kawasan emerging market Asia, mayoritas indeks saham menguat dipimpin KOSPI yang mencapai 2,07%. Sedangkan dua di antara tujuh indeks saham di kawasan ini yang melemah hanya IHSG dan FBM KLCI.
Mata uang negara emerging market Asia juga kompak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), menyusul penguatan indeks dolar (DXY) yang mencapai 0,09% menurut data Bloomberg. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pun melemah 0,09% atau 16 poin ke Rp17.143. (KR)