Grup Bakrie tambah porsi di saham BIPI, total Rp1,06 triliun
Kamis, 16 April 2026

JAKARTA – Perusahaan investasi milik Grup Bakrie yaitu PT Bakrie Capital Indonesia, telah membeli 464,5 juta lembar saham emiten dari sektor energi, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).
Dalam laporan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Bakrie Capital menyebut pembelian saham BIPI berlangsung pada 15 April 2025. Dengan harga pembelian Rp250 per lembar, total nilai transaksi pembelian setara Rp116,12 miliar.
Menurut data IDNFinancials.com, Bakrie Capital sebelumnya telah membeli saham BIPI pada 24 Februari 2026. Entitas yang menjadi kepanjangan tangan Grup Bakrie di beberapa emiten ini, membeli 3,82 miliar lembar saham BIPI untuk kepemilikan 6% saham.
Pada transaksi perdana, Bakrie Capital membeli saham BIPI di harga Rp248 per lembar. Sehingga nilai investasi awal di saham emiten milik Halim Jusuf ini mencapai Rp948 miliar.
Ditambah dengan dana yang dikeluarkan dalam transaksi terbaru, Bakrie Capital telah mengalokasikan investasi Rp1,06 triliun untuk 6,73% saham BIPI.
Sementara porsi saham terbesar BIPI saat ini berada di bawah investor publik, dengan kepemilikan masing-masing di bawah 5%. PT Indotambang Perkasa tercatat memiliki 19,39% saham.
Data kepemilikan saham di atas 1% yang diolah IDNFinancials.com juga menunjukkan adanya sejumlah institusi lokal hingga asing, yang turut menjadikan saham BIPI sebagai portofolio investasi mereka.
Beberapa di antaranya termasuk CGS Internasional Securities Singapore 4,9%, Danatama Kapital Investama 3,66%, Kingswood Union Corp. 3,62%, Asuransi Simas Jiwa 2,64%, dan Morgan Stanley 1,96%. (KR)