AS peringatkan pembeli minyak Iran bisa kena sanksi

Jumat, 17 April 2026

image

NEW YORK - Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Rabu menyatakan bahwa pihaknya menargetkan infrastruktur transportasi minyak Iran dengan menjatuhkan sanksi kepada lebih dari dua lusin individu, perusahaan, dan kapal.

Sanksi tersebut diarahkan pada jaringan milik taipan pengiriman minyak Iran Mohammad Hossein Shamkhani, menurut pernyataan Departemen Keuangan AS. 

Seperti dikutip Reuters, Hossein Shamkhani merupakan putra dari Ali Shamkhani, tokoh kunci dalam kebijakan keamanan dan nuklir Iran yang dilaporkan tewas dalam serangan AS-Israel di Teheran pada 28 Februari.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi “Economic Fury” untuk menekan elite rezim yang dianggap mengambil keuntungan di atas penderitaan rakyat Iran.

Selain itu, Departemen Keuangan juga menjatuhkan sanksi kepada warga negara Iran Seyed Naiemaei Badroddin Moosavi yang dituduh menjadi pendana kelompok Hezbollah.

Serta tiga perusahaan yang terkait dengan skema pencucian uang melalui perdagangan minyak Iran yang ditukar dengan emas Venezuela.

Washington menegaskan bahwa tindakan ini bertujuan untuk memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran, khususnya pada sektor minyak yang menjadi sumber utama pendapatan negara tersebut. (DK)