PGEO mulai eksekusi PLTP Lumut Balai Unit 4, targetkan beroperasi 2032

Sabtu, 18 April 2026

image

JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) akan memulai eksekusi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4 55 W di Sumatera Selatan, yang diresmikan melalui kick-off meeting pada Jumat (17/4).

Untuk mengembangkan proyek tersebut, PGEO akan melakukan serangkaian kegiatan eksplorasi yang diharapkan dapat selesai pada Oktober 2027.

Kegiatan tersebut termasuk membangun infrastruktur, mengebor sumur eksplorasi, uji produksi, dan mengantongi Notice of Resource Confirmation (NORC).

“Sebagai tahap awal, PGE akan melaksanakan pengeboran tiga sumur eksplorasi dengan estimasi investasi sebesar US$32,21 juta,” tulis Kitty Andhora, Corporate Secretary PGEO, dalam siaran resmi yang diterima IDNFinancials.com, Jumat (17/4).

Direktur Eksplorasi & Pengembangan PGEO Edwil Suzandi menambahkan bahwa lokasi pengeboran berada di area yang dinilai prospektif secara geologis

Wilayah Kerja Panas Bumi Lumut Balai memiliki area sumber daya geotermal yang berkisar antara 22–66 km2, dan hasil studi terbaru menunjukkan bahwa cadangan yang tersedia mampu mendukung tambahan kapasitas 55 MW di Unit 4.

“Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 ini ditargetkan beroperasi secara penuh (commercial operation date/COD) pada 2032,” jelas Kitty.

Proyek terbaru ini akan membawa total kapasitas PGE Area Lumut Balai mencapai 220 MW, dengan penambahan PLTP Lumut Balai Unit 3 di tahun 2030 – yang eksekusinya juga baru dimulai pada tengah Januari 2026.

Eksplorasi proyek baru ini berperan untuk mencapai realisasi target pengembangan 1 gigawatt dalam 2-3 tahun ke depan. (ZH)