Anak usaha Telkom MTEL jajaki sektor Power-as-a-Service
Sabtu, 18 April 2026

JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) di bidang infrastruktur telekomunikasi, siap melebarkan sayap ke lini bisnis Power-as-a-Service (PaaS).
Tiga KBLI baru ini akan mencakup layanan end-to-end power management yang dipasarkan dengan skema langganan (monthly recurring charge), termasuk:
Penambahan lini usaha ini, menurut manajemen MTEL, akan menjawab kebutuhan solusi energi yang meningkat dari operator infrastruktur telekomunikasi.
Keandalan dan efisiensi energi, terutama yang berbasis energi terbarukan dan hybrid, menjadi faktor penting bagi kemandirian operasional di berbagai situs infrastruktur telekomunikasi, terutama yang bersifat off-grid dan semi on-grid, atau daerah dengan pasokan listrik yang tak stabil.
“Kegiatan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran penyedia tenaga listrik utama, melainkan sebagai bentuk optimaslisasi layanan dan efisiensi energi dalam ekosistem bisnis Perseroan,” jelas manajemen dalam keterbukaan informasi, Sabtu (18/4).
Berdasarkan laporan penilai independen, MTEL akan menggelontorkan investasi hingga Rp264,9 miliar untuk pengembangan lini usaha baru ini, dengan payback period hingga 7,6 tahun.
Hingga akhir Desember 2025, MTEL mencatatkan total aset Rp58,35 triliun, dengan total ekuitas Rp33,35 triliun, serta kas dan setara kas Rp608,7 miliar.
MTEL sendiri membukukan laba bersih cenderung stagnan di 2025, hanya naik 0,6% secara tahunan menjadi Rp2,1 triliun, seiring pendapatan yang hanya tumbuh 2,4% menjadi Rp9,5 triliun. (ZH)