Setelah 2,5 tahun, Julfi Hadi mundur dari Pertamina Geothermal Energy

Jumat, 28 November 2025

image

JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengumumkan mundurnya Julfi Hadi dari posisi direktur utama pada Kamis, 27 November 2025.

“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Julfi Hadi selaku Direktur Utama Perseroan melalui surat tertanggal 25 November 2025,” ujar Kitty Andhora, Corporate Secretary PGEO, dalam keterangan resminya.

Sebagai catatan, Perseroan tidak merinci alasan mundurnya Jufi Hadi dari posisi pucuk PGEO ini, yang telah ia emban sejak Juni 2023.

Sebelum ini, Julfi Hadi juga memiliki pengalaman di berbagai proyek pengembangan geothermal di Indonesia, termasuk Wayang Windu Unit 2 dan Darajat Unit 3.

Berdasarkan penelusuran IDNFinancials.com, kedua proyek tersebut merupakan proyek panas bumi yang dikembangkan Star Energy Geothermal, anak usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), berdasarkan Kontrak Operasi Bersama (Joint Operation Contract/JOC) dengan PGEO.

Julfi Hadi juga memilki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan karirnya kini. Ia meraih gelar Master of Science of Geology dan Bachelor of Science in Geology dari University of Texas, El Paso, USA – bahkan tesisnya mendapat penghargaan dari Geological Society of America South Central Section.

Manajemen PGEO menyatakan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terkait pengunduran diri Julfi Hadi paling lambat 90 hari setelah Perseroan menerima surat pengunduran diri – yang berarti akhir Februari 2026. (ZH)