WBSA kena suspensi usai melesat 306%, lanjut ARA di pasar nego

Senin, 20 April 2026

image

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyuspensi perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), usai harga sahamnya melesat 306% dalam 6 hari sejak pertama tercatat di pasar saham.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan suspensi pada saham emiten di bidang logistik ini, dilakukan akibat peningkatan harga secara kumulatif secara signifikan.

“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham WBSA,” ujar Yulianto, dalam keterangan yang disampaikan usai penutupan perdagangan Jumat (17/4) kemarin.

Ia menegaskan suspensi berlaku efektif sejak 20 April 2026 di pasar reguler dan tunai, untuk memberi waktu bagi investor dalam mengambil keputusan di saham WBSA.

Menurut data IDNFinancials.com, harga saham WBSA menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) sebanyak 6 kali sejak tercatat di BEI.

BEI juga telah menyematkan status Unusual Market Activity (UMA) pada saham WBSA pada Kamis (16/4), setelah adanya lonjakan harga saham di luar kebiasaan.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas Digital, saham WBSA tetap diperdagangkan di pasar negosiasi dengan harga beragam, mulai dari Rp585 hingga Rp855 per lembar. Namun hingga pukul 9.36 WIB, belum ada volume transaksi dalam jumlah signifikan di pasar negosiasi.

Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, WBSA meraup dana segar Rp302,4 miliar dari IPO di BEI pada bulan ini. Sekitar Rp215 miliar dana hasil IPO akan dipakai untuk akuisisi perusahaan, serta sisanya untuk modal kerja dan memperkuat operasi bisnis logistik. (KR)