Permintaan China melonjak, tembaga bertahan di atas US$6 per pon

Senin, 20 April 2026

image

WASHINGTON - Kontrak berjangka tembaga bertahan di atas level US$6 per pon pada hari Jumat dan diperkirakan mencatat kenaikan mingguan keempat secara beruntun.

Penguatan ini didorong oleh meningkatnya minat beli dari konsumen di Tiongkok, sementara produsen memanfaatkan harga yang relatif lebih rendah, mengutip dari Tradingeconomics.

Ekspektasi terhadap keputusan tarif Amerika Serikat yang akan datang turut memberikan dukungan tambahan, bahkan mendorong sebagian pengiriman dialihkan ke pasar AS.

Di luar faktor jangka pendek, harga tembaga tetap ditopang oleh permintaan struktural yang kuat, seiring percepatan elektrifikasi global, pertumbuhan penggunaan kecerdasan buatan, serta konsumsi stabil dari sektor jaringan listrik dan konstruksi.

Dari sisi pasokan, produksi masih terbatas akibat gangguan di sejumlah tambang, minimnya investasi baru secara berkelanjutan, serta waktu pengembangan proyek yang panjang.

Sementara itu, sentimen pasar turut membaik berkat optimisme meredanya konflik AS-Iran, yang menurunkan kekhawatiran inflasi dan mengurangi ekspektasi pengetatan kebijakan bank sentral, faktor yang sebelumnya menekan pasar logam. (DK)