RS Murni Teguh raih tambahan plafon pinjaman Rp60 miliar, untuk apa?
Jumat, 28 November 2025

JAKARTA – PT Murni Sadar Tbk (MTMH), pengelola Rumah Sakit (RS) Murni Teguh, meraih tambahan plafon pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai Rp60 miliar.
Mengutip keterbukaan informasi pada Jumat (28/11), Mutiara, Presiden Direktur MTMH menyampaikan fasilitas tersebut akan memberikan dampak positif dan mendukung rencana pengembangan dan peningaktan bisnis perusahaan.
“Pinjaman yang diterima dari Mandiri akan digunakan untuk keperluan pembiayaan tagihan kepada BPJS Kesehatan,” katanya.
Total plafon pinjaman emiten ini menjadi Rp120 miliar dari sebelumnya Rp60 miliar dengan periode mulai 10 Desember 2025 hingga 9 Desember 2026. Suku bunga untuk pinjaman ini ditetapkan 7,75% per tahun floating.
Adapun agunan fasilitas itu berupa piutang usaha Rp70 miliar dan akan diikat fidusia sehingga menjadi Rp130 miliar. Agunan fixed asset secara joint collateral dan cross default atas seluruh agunan dan fasilias kredit BMRI.
Per September 2025, laba bersih MTMH tercatat sebesar Rp64,68 miliar, melonjak 242,65% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp18,91 miliar. Pendapatan emiten tercatat Rp1 triliun, naik dari Rp807,29 miliar.
Sumber pendapatan emiten ini dari segmen Kamar dan Pelayanan Medis Rp393,78 miliar, Obat dan Perlengkapan Medis Rp299,17 miliar, Jasa Tenaga Medis Rp249,63 miliar, Pendapatan Administrasi dan Lainnya Rp36 miliar, Kamar Operasi dan Bersalin Rp29,17 miliar. (LK)