Saham properti merosot jelang rapat BI Rate, IHSG turun 0,52%
Senin, 20 April 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,52% atau 39,89 poin ke 7.594,11 pada perdagangan Senin (20/4) hari ini, setelah gagal bertahan di zona hijau sejak pembukaan.
Total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp16,92 triliun, turun 19,9% dari rata-rata transaksi harian pada pekan lalu. Sementara volume saham yang diperdagangkan mencapai 40,77 miliar lembar.
Sebanyak 247 saham mencatat kenaikan harga. Sementara 424 saham melemah dan 148 lainnya stagnan.
Sebelas indeks sektoral bergerak melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor properti yang turun 2,04%.
Emiten dari sektor properti dengan kapitalisasi pasar terbesar yang mencatat penurunan harga saham adalah PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).
Harga saham PANI turun 1,96% ke Rp8.750 per lembar. Sementara harga saham RISE merosot 13,03% dan CBDK turun 0,81%.
Hingga pukul 16.20 WIB, indeks saham di kawasan emerging market Asia kompak menguat. Indeks Hang Seng menguat 0,77%, KOSPI Korea naik 0,44%, dan FBM KLCI Malaysia menguat 0,33%.
Sementara IHSG jadi satu-satunya indeks saham yang melemah di kawasan emerging market Asia, meskipun hanya 0,52%.
Sejumlah analis dalam laporan IDNFinancials.com sebelumnya, memaparkan beberapa sentimen yang menjadi pemberat bagi IHSG. Mulai dari meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, hingga periode menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) atau BI Rate.
Dalam rapat Maret 2026 kemarin, BI mempertahankan suku bunga acuan tetap pada level 4,75%. Posisi ini tak berubah untuk 7 bulan berturut-turut atau sejak September 2025.
Terkait dengan kebijakan moneter ini, BI akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) dan akan mengumumkan hasilnya pada Rabu (22/4) besok.
Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah memimpin penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dengan kenaikan 0,12% ke Rp17.168/US$.
Mata uang negara emerging market Asia lainnya seperti won Korea melemah 0,77%, baht Thailand turun 0,44%, dan rupee India turun 0,30%. (KR)