Warsh desak The Fed tetap independen, tolak intervensi politik

Selasa, 21 April 2026

image

JAKARTA - Calon Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, menegaskan bank sentral harus menjaga independensi dari tekanan politik sekaligus tetap fokus pada mandat utamanya.

“Sederhananya, independensi Fed sebagian besar bergantung pada Fed itu sendiri,” kata Warsh, disampaikan dalam naskah pidato yang akan dibawakan di hadapan Senat, seperti dikutip cnbc.

Ia juga kembali mengkritik langkah The Fed yang dinilai melewati batas kewenangan, termasuk masuk ke isu perubahan iklim dan ketimpangan sosial.

“Bank Sentral AS (Fed) harus tetap berada di jalurnya. Independensi Fed berada dalam risiko terbesar ketika menyimpang ke dalam kebijakan fiskal dan sosial di mana ia tidak memiliki wewenang maupun keahlian,” ujarnya.

Donald Trump pada Januari lalu menunjuk Warsh untuk menggantikan Ketua saat ini, Jerome Powell. Sejak itu, muncul pertanyaan apakah kandidat pilihan Trump mampu menahan tekanan politik, khususnya terkait suku bunga. Warsh menilai pernyataan pejabat terpilih tidak selalu mengganggu independensi kebijakan moneter.

“Saya tidak percaya bahwa independensi operasional kebijakan moneter terancam secara khusus ketika para pejabat terpilih Presiden, senator, atau anggota DPR menyatakan pandangan mereka tentang suku bunga,” katanya.

Namun, ia menambahkan independensi tidak berlaku sama untuk seluruh fungsi The Fed, terutama dalam pengelolaan dana publik. Hal ini relevan dengan penyelidikan atas proyek renovasi kantor pusat The Fed bernilai miliaran dolar.

Proses nominasi Warsh juga menghadapi hambatan politik. Senator Thom Tillis menyatakan akan menahan proses di komite hingga penyelidikan selesai. Sementara itu, Powell menyatakan akan tetap menjabat hingga isu tersebut tuntas. Meski demikian, Gedung Putih optimistis Warsh akan lolos konfirmasi.

“Gedung Putih tetap fokus bekerja sama dengan Senat untuk segera mengukuhkan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya. Kredibilitas akademis Warsh, kesuksesan di sektor swasta, dan pengalaman sebelumnya di Dewan Gubernur Fed menjadikannya sangat memenuhi syarat untuk mengembalikan kepercayaan dan kompetensi dalam pengambilan keputusan Fed,” kata juru bicara Gedung Putih, Kush Desai.

Selama masa jabatannya, Trump berulang kali mendesak The Fed menurunkan suku bunga dan mengkritik Powell, bahkan sempat mengancam mencopotnya. Ia juga berupaya memberhentikan Gubernur The Fed Lisa Cook. Kasus tersebut kini menunggu putusan Mahkamah Agung terkait kewenangan presiden atas pejabat bank sentral.(DH)