Emiten Grup Djarum umumkan aksi delisting lagi, kali ini IBST

Selasa, 21 April 2026

image

JAKARTA – PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) berencana menghapus saham Perseroan dari papan Bursa Efek Indonesia (delisting) dan menjadi perusahaan tertutup (going private).

Aksi delisting dan go private ini diambil Perseroan sebagai langkah restrukturisasi grup usaha dengan mempertimbangkan efisiensi operasional dan pengelolaan aset dalam grup.

Sebagai catatan, IBST merupakan anak usaha tidak langsung PT Sarana Menara Nusantara (TOWR) melalui PT iForte Solusi Infotek (iForte), menjadikannya bagian dari lengan infrastruktur telekomunikasi Grup Djarum.

iForte tercatat baru rampung mengakuisisi 99,95% saham IBST pada Juli 2024 lalu. Namun, aksi pengalihan kembali saham (refloat) tak kunjung menunjukkan kemajuan, sehingga porsi masyarakat tetap 0,05%.

“Mempertimbangkan hal-hal di atas (termasuk perkembangan pemenuhan kewajiban Refloat oleh Iforte tersebut di atas), Perseroan memutuskan untuk mengajukan Rencana Go Private dan Delisting,” ujar manajemen dalam keterangan resmi, Selasa (21/4).

iForte, selaku pengendali IBST, akan menggelar tender sukarela untuk sisa saham yang masih dimiliki publik, dan telah menetapkan harga penawaran sebesar Rp5.400 per lembar.

Saham IBST terakhir tercatat ditutup di level Rp8.475 per lembar pada Senin (20/4), setelah naik 71,21% sejak awal tahun.

Berdasarkan keterangan resmi Perseroan, rencana delisting dan go private ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan digelar hari ini, Selasa (21/4).

Setelah disetujui, Perseroan memproyeksikan masa tender sukarela pada Juli 2026, dan saham baru resmi dihapus dari papan bursa pada 8 April 2027.

Berdasarkan data IDNFinancials.com, IBST adalah emiten kedua dari Grup Djarum yang merencanakan delisting dan go private tahun ini setelah anak Grup Protelindo PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).

Alasannya pun serupa, yaitu pertimbangan bahwa SUPR diproyeksikan tidak akan dapat memenuhi ketentuan free float minimum yang ditetapkan BEI. (ZH)