Permintaan China melonjak, ekspor Jepang tumbuh lebih cepat
Rabu, 22 April 2026

TOKYO - Pertumbuhan ekspor Jepang meningkat lebih cepat pada Maret seiring pulihnya permintaan dari China dan tetap kuatnya pengiriman semikonduktor serta komponen elektronik.
Kementerian Keuangan Jepang melaporkan bahwa nilai ekspor secara keseluruhan naik 11,7% dibandingkan tahun sebelumnya, meningkat dari kenaikan 4% pada Februari (revisi).
Seperti dikutip Bloomberg, angka ini juga melampaui perkiraan analis sebesar 11%. Sementara itu, impor naik 10,9%, sedikit lebih tinggi dari 10,3% pada bulan sebelumnya.
Neraca perdagangan mencatat surplus sebesar ¥667 miliar (sekitar $4,2 miliar) secara tidak disesuaikan.
Ekspor ke Amerika Serikat naik 3,4% di tengah dampak tarif perdagangan yang masih berlangsung.
Kedua negara saat ini menjalankan kesepakatan dagang tahun lalu yang mempertahankan tarif relatif rendah atas barang Jepang dengan imbalan komitmen investasi Jepang di AS.
Sementara itu, ekspor ke China melonjak 17,7% didorong oleh permintaan chip, komponen elektronik, dan logam non-besi, seiring meredanya gangguan akibat libur Tahun Baru Imlek. Ekspor ke Uni Eropa juga meningkat tajam sebesar 18,2%. (DK)