Perkuat portofolio, CINT targetkan penjualan Rp560 miliar di 2026
Rabu, 22 April 2026

JAKARTA - Emiten manufaktur furnitur, PT Chitose Internasional Tbk (CINT), menargetkan penjualan sebesar Rp560 miliar pada 2026 atau tumbuh sekitar 8% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Target ini ditopang strategi diversifikasi produk dan ekspansi pasar, khususnya di sektor kesehatan.
Direktur CINT, Susanto, mengatakan perseroan mengarahkan pertumbuhan melalui penguatan berbagai segmen pasar.
"Selain itu, perseroan berfokus pada diversifikasi produk di berbagai segmen yaitu pendidikan, furniture perkantoran, hotel, banquet, restoran,” ujarnya dalam paparan publik, Rabu (22/4).
Saat ini, segmen pendidikan masih menjadi kontributor utama dengan porsi proyek melalui e-katalog LKPP mendekati 60%. Sementara itu, segmen hotel, banquet, dan restoran (HBR) menyumbang sekitar 15%, terutama dari hotel bintang tiga dan empat.
"Kami juga melakukan ekspansi ke pasar domestik dan ekspor untuk produk CPRO Airmate guna memperkuat jangkauan pasar dan diversifikasi bisnis," lanjut Susanto. Untuk memperluas pasar, CINT mulai menyasar sektor swasta, termasuk rumah sakit dan institusi non-pemerintah, guna menyeimbangkan portofolio bisnis.
Susanto, menambahkan mengakui tekanan biaya akibat dinamika geopolitik global yang mendorong kenaikan harga bahan baku, khususnya plastik. Untuk mengatasinya, perseroan melakukan diversifikasi material dan meningkatkan efisiensi produksi.
Disisi lain, guna mendukung ekspansi, CINT mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp5 miliar pada 2026. Dana tersebut difokuskan untuk revitalisasi mesin dan otomasi produksi.
“Alokasi capex tahun ini terutama difokuskan untuk revitalisasi permesinan, kegiatan otomasis, dan beberapa kegiatan pembelian mesin yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas dalam profesional,” jelas Direktur Keuangan CINT, R. Nurwulan Kusumawati.(DH)