BELL bagikan dividen Rp1,38 per saham, yield sentuh 0,81%
Rabu, 22 April 2026

JAKARTA - Emiten tekstil dan garmen, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,57 miliar sepanjang 2025, naik 9% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,53 miliar. Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) tercatat Rp1,34 per saham.
Berdasarkan laporan keuangan terbaru, BELL membukukan penjualan sebesar Rp584,75 miliar. Pada kesempatan yang sama, BELL membagikan dividen sebesar Rp10 miliar atau setara Rp1,38 per saham. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Cimahi, Jawa Barat, Rabu (22/4).
“Keputusan pembagian dividen ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan apresiasi kepada pemegang saham di tengah tantangan industri tekstil nasional," ujar Direktur Utama BELL, Karsongno Wongso Djaja dalam paparan publik.
Di tengah tekanan industri tekstil, perseroan memperkuat seluruh lini usaha, mulai dari manufaktur, seragam, distribusi hingga ritel. Strategi yang dijalankan meliputi efisiensi dan optimalisasi produksi, restrukturisasi serta modernisasi mesin, hingga pengembangan produk inovatif sesuai kebutuhan pasar.
Perseroan juga memaksimalkan peran Trisula Innovation Center (TIC) untuk memperkuat kolaborasi internal grup dan mendorong sinergi bisnis.
Selain itu, ekspansi ritel terus dilakukan melalui pengembangan merek JOBB dan Jack Nicklaus di lokasi strategis. Hingga Desember 2025, jumlah gerai JOBB mencapai 135 unit, sementara Jack Nicklaus sebanyak 76 gerai.
Dari sisi pasar, BELL mengandalkan keunggulan kualitas produk dan fleksibilitas pesanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Perseroan telah memasok kain dan seragam ke berbagai instansi pemerintah, perbankan, dan sektor swasta.
“Keunggulan lain terletak pada fleksibilitas pesanan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pelanggan (custom). Keunggulan dan daya saing inilah yang menjadi motor pertumbuhan BELL untuk bisa meraih hasil positif,” ujar Karsongno. (DH)