Penjualan minyak China naik, harga tertekan beberapa pekan
Kamis, 23 April 2026

TIONGKOK - Perusahaan-perusahaan minyak China dilaporkan gencar melepas pasokan dalam beberapa pekan terakhir, dengan menawarkan minyak mentah ke berbagai negara melalui mekanisme tender, menurut pimpinan Mercuria Energy Group Ltd.CEO Mercuria, Marco Dunand, mengatakan dalam forum FT Commodities Global Summit di Lausanne bahwa dalam dua hingga tiga minggu terakhir, aksi jual minyak mentah dari China berlangsung sangat agresif.Seperti dikutip Bloomberg, penawaran yang kompetitif disebut telah menarik permintaan dari banyak negara.Ia menjelaskan sejumlah faktor yang mendorong langkah tersebut, mulai dari pelepasan stok domestik China, berlanjutnya distribusi minyak Iran pascakonflik, hingga harapan bahwa Selat Hormuz dapat segera kembali dibuka.Selain itu, Mercuria memperkirakan permintaan bensin di China akan turun sekitar 1 juta barel per hari tahun ini, seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.Kondisi ini turut berkontribusi terhadap meningkatnya pasokan yang dilepas ke pasar.Dunand menilai aksi jual agresif ini kemungkinan hanya akan berlangsung sekitar tiga minggu ke depan.Setelah itu, para pelaku pasar diperkirakan perlu menyesuaikan kembali strategi mereka. (DK)