Asing tampung saham ini saat IHSG turun 1,27% di sesi pertama

Kamis, 23 April 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,27% ke 7.445,97 pada perdagangan sesi pertama Kamis (23/4), menyusul tingginya aksi jual investor asing.

Total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp11,05 triliun, serta melibatkan perdagangan 30,26 miliar lembar saham.

Sebanyak 210 saham mencatat kenaikan harga, sementara 454 saham melemah dan 138 lainnya stagnan.

Menghadapi tekanan pada IHSG, aksi jual investor asing tampak mendominasi hingga mencatatkan net sell atau penjualan bersih Rp679,48 miliar di seluruh pasar.

Saham dari sektor bank, properti, dan industri tampak memimpin daftar net sell terbesar investor asing di sesi pertama. Sedangkan saham dari sektor energi dan barang baku tampak diakumulasi oleh investor asing.

Berikut rincian daftar 5 Top Net Foreign Sell dan Net Foreign Buy, berdasarkan data BEI yang dipublikasikan oleh Stockbit Sekuritas Digital, untuk perdagangan sesi pertama Kamis (23/4):

Top 5 Net Foreign Buy

  1. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) – Rp101,59 miliar
  2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp63,55 miliar
  3. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) – Rp46,71 miliar
  4. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) – Rp29,67 miliar
  5. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) – Rp25,20 miliar

Top 5 Net Foreign Sell

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp256,89 miliar
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp119,96 miliar
  3. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) – Rp54,70 miliar
  4. PT Astra International Tbk (ASII) – Rp44,35 miliar
  5. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) – Rp38,81 miliar

Analis Phintraco Sekuritas menilai pelemahan IHSG di sesi pertama hari ini, seiring ketegangan di Timur Tengah yang kembali meningkat.

“Sentimen ini turut diperparah oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai kisaran Rp17.305 per dolar AS,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor siang ini.

Sehingga pada perdagangan sesi kedua, analis Phintraco memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan ke support berikutnya pada kisaran 7.425. (KR)