Nakhodai Berkhsire, gaya investasi Greg Abel beda dengan Buffet?

Jumat, 24 April 2026

image

JAKARTA - Konglomerat Berkshire Hathaway memasuki fase baru setelah Warren Buffett mundur sebagai CEO pada akhir tahun lalu. Posisi tersebut kini dipegang Greg Abel, yang mengambil alih pengelolaan operasional harian termasuk portofolio investasi senilai US$322 miliar.

Meski mengusung pendekatan investasi berbasis nilai yang serupa dengan Buffett, arah awal kebijakan Abel menunjukkan pergeseran fokus ke luar negeri. Berbeda dengan prinsip Buffett yang kerap menekankan “jangan pernah bertaruh melawan Amerika”, Abel justru menambah eksposur pada saham internasional, seperti dikutip fool.com.

Valuasi pasar saham AS yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan. Berdasarkan indikator S&P 500 Rasio Harga terhadap Pendapatan Shiller, pasar saat ini berada pada level valuasi tertinggi kedua dalam 155 tahun terakhir, hanya di bawah era gelembung dot-com. Kondisi ini membuat peluang investasi bernilai di AS semakin terbatas.

Sejalan dengan itu, Abel menambah kepemilikan Berkshire pada perusahaan perdagangan Jepang seperti Itochu, Marubeni, dan Sumitomo pada pertengahan Maret. Ia juga membuka posisi baru senilai US$1,8 miliar di perusahaan asuransi Tokio Marine.

Investasi tersebut melengkapi eksposur Berkshire di rumah dagang Jepang lainnya seperti Mitsubishi dan Mitsui, yang telah dimulai sejak 2019. Perusahaan-perusahaan ini dinilai menawarkan valuasi lebih rendah dibanding emiten besar di Wall Street, dengan rasio harga terhadap laba yang relatif moderat.

Selain itu, perusahaan Jepang tersebut dikenal memiliki kebijakan pengembalian modal yang kuat, termasuk dividen dan manajemen biaya yang lebih efisien. Faktor ini sejalan dengan preferensi investasi Abel.

Secara total, investasi Berkshire di saham Jepang kini melampaui US$43 miliar per 17 April. Hingga terdapat peluang valuasi yang lebih menarik di pasar domestik, arah investasi diperkirakan tetap berfokus pada pasar global.(DH)