PTRO milik Prajogo Pangestu perkuat bisnis emas di Papua Nugini
Jumat, 24 April 2026

JAKARTA – PT Petrosea Tbk (PTRO), emiten jasa pertambangan milik Prajogo Pangestu, telah menyelesaikan proses penawaran (binding offer) dengan Tolu Minerals Limited, sehubungan dengan investasi dalam convertible note senilai AU$23,75 juta.
Instrumen ini memungkinkan PTRO mengonversi surat utangnya menjadi 14,61 juta lembar saham Tolu Minerals, dengan harga pelaksanaan AU$1.625 per lembar.
Presiden Direktur PTRO, Michael, mengatakan langkah ini memungkinkan perseroan untuk menjajaki berbagai skema komersial, dalam penyediaan jasa serta pendukung lainnya bagi Tolu Minerals.
Selain itu, ia juga mengaku keputusan ini adalah bagian dari strategi ekspansi Petrosea ke kawasan Papua Nugini. “Sekaligus memperkuat diversifikasi portofolio ke komoditas emas, yang memiliki prospek jangka panjang,” kata Michael, dalam keterangan yang disampaikan kepada IDNFinancials.com pada Kamis (23/4).
“Kami melihat peluang sinergi yang kuat, seiring dengan rencana pengembangan proyek Tolu menuju fase produksi,” imbuhnya.
Perlu diketahui, Tolu Minerals adalah perusahaan eksplorasi sekaligus pengembangan emas dan tembaga di Papua Nugini. Perusahaan ini tercatat di Bursa Efek Indonesia (ASX) dengan kode TOK.
Tolu Minerals telah mengoperasikan tambang emas Tolukuma, yang disebut akan mencapai fase produksi dalam waktu dekat. Selain itu, perusahaan ini juga memiliki portofolio di kawasan Pacific Ring of Fire.
Menurut catatan IDNFinancials.com, PTRO mulai menjajaki bisnis tambang emas sejak pertengahan 2025 lalu. Saat itu perseroan mengakuisisi HBS (PNG) Limited, perusahaan yang menjalankan bisnis ekstraksi dan pengolahan emas di Hidden Valley, Papua Nugini.
“Transaksi ini merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha perusahaan ke luar negeri dan diversifikasi ke sektor mineral emas,” ujar Michael, awal Agustus 2025 lalu.
Saat ini mayoritas saham PTRO di bawah kendali PT Kreasi Jasa Persada, dengan kepemilikan 45,33% saham. Sedangkan porsi saham publik mencapai 29,15%.
Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari saham PTRO yaitu Prajogo Pangestu, pemilik Grup Barito dan Chandra Asri. (KR)