Jelang IPO, Spacex beli Cursor US$60 miliar

Jumat, 24 April 2026

image

JAKARTA - SpaceX mengamankan opsi untuk mengakuisisi startup pengembang kode berbasis AI, Cursor, dengan valuasi US$60 miliar. Alternatifnya, perusahaan dapat menempuh kemitraan senilai US$10 miliar pada tahun ini.

Langkah ini menandai dorongan SpaceX untuk memperluas bisnis di pasar alat pengembang berbasis kecerdasan buatan yang berkembang pesat. Cursor termasuk pemain yang menarik minat pengembang, bersama OpenAI dan Anthropic, melalui teknologi otomatisasi penulisan kode, seperti dikutip Reuters.

Kesepakatan ini berpotensi memperkuat posisi Xai pembuat chatbot Grok yang telah digabungkan ke SpaceX pada Februari, dalam persaingan pasar AI coding. Di sisi lain, Cursor akan mendapat akses ke kapasitas komputasi yang lebih besar untuk pengembangan model AI.

"Kombinasi produk unggulan Cursor dan distribusinya kepada para insinyur perangkat lunak ahli dengan superkomputer pelatihan Colossus milik SpaceX yang setara dengan jutaan H100 akan memungkinkan kami untuk membangun model-model paling bermanfaat di dunia," kata SpaceX dalam unggahan di X.

Superkomputer Colossus, yang berlokasi di Memphis, diklaim sebagai salah satu klaster terbesar di dunia dan menjadi bagian dari investasi besar perusahaan dalam infrastruktur AI.

Pengumuman ini muncul menjelang rencana penawaran umum perdana (IPO) SpaceX, dengan target valuasi sekitar US$1,75 triliun dan potensi penghimpunan dana hingga US$75 miliar.

Sejumlah talenta Cursor, termasuk Andrew Milich dan Jason Ginsberg, telah bergabung dengan SpaceX untuk mendukung proyek luar angkasa dan pengembangan AI.

Pendiri SpaceX Elon Musk menyambut keduanya dan menyatakan, "Pusat ruang angkasa orbital dan penggerak massa di Bulan akan luar biasa."