Lunglai lawan dolar AS, rupiah menguat terhadap ringgit dan euro
Jumat, 24 April 2026

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah 0,05% ke Rp17.294 menurut data Bloomberg, hingga pukul 11.00 WIB Jumat (24/4) hari ini.
Pada perdagangan Kamis (23/4) kemarin, rupiah melemah 0,61% ke level Rp17.286 per dolar AS. Posisi ini menjadi rekor terendah penutupan rupiah sepanjang sejarah.
Ditambah dengan pelemahan awal sesi hari ini, nilai tukar rupiah telah turun 3,68% sejak awal tahun.
Namun nilai tukar rupiah terhadap mata uang utama lain seperti euro menguat 0,19% ke Rp20.195,73 setelah pada Kamis mencapai Rp20.233,37.
Sementara terhadap ringgit Malaysia, rupiah juga terpantau menguat 0,10% ke Rp4.355,35 setelah pada Kamis mencapai Rp4.359,52.
Namun sejak awal tahun, nilai tukar rupiah turun 3,22% terhadap euro dan merosot 6,01% terhadap ringgit Malaysia.
Di sisi lain, sejumlah mata uang negara emerging market Asia melemah terhadap dolar AS. Peso Filipina turun paling dalam 0,43%, disusul rupee India yang mencapai 0,17%, dan won Korea 0,15%.
Indeks DXY, yang menjadi pengukur kinerja dolar AS terhadap mata sejumlah mata uang utama dunia, melanjutkan kenaikan 0,10% ke 98,87.
Dalam tiga hari terakhir, DXY juga konsisten menguat dari level terendahnya dalam sebulan di 98,97. (KR)