JTPE akan buyback saham Rp200 miliar, harga maksimal Rp850
Jumat, 24 April 2026

JAKARTA - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp200 miliar, demi meningkatkan nilai pemegang saham dan menjaga keyakinan pasar.
Manajemen JTPE akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 29 Mei 2026, meskipun regulator tidak lagi mewajibkan emiten untuk mengelar RUPS dalam buyback saham.
Jika disetujui, buyback saham JTPE dijadwalkan selama 12 bulan, mulai 1 Juni 2026 hingga 29 Mei 2027. Dalam pelaksanaannya, JTPE menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai perantara pedagang efek di pasar reguler.
“Aksi korporasi buyback saham ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keyakinan pasar terhadap nilai intrinsik perseroan, sejalan dengan capaian kinerja yang solid sepanjang tahun lalu,” tulis Dirut JTPE, Allan Wibisono Oei, dalam keterangan resmi.
Alokasi dana yang disiapkan JTPE termasuk biaya transaksi dan komisi. Sementara jumlah saham yang akan dibeli kembali ditaksir mencapai 339,7 juta lembar atau sekitar 5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, setelah memperhitungkan saham treasuri.
Harga pembelian ditetapkan maksimal Rp850 per saham.
JTPE menggunakan dana internal dalam aksi korporasi ini. Manajemen memastikan langkah ini tidak mengganggu likuiditas maupun operasional.
Sebaliknya, pengurangan jumlah saham beredar diperkirakan mendongkrak Earning Per Share (EPS) perseroan di masa mendatang, dengan porsi free float tetap dijaga di atas 15%.
JTPE mencetak laba bersih Rp375,06 miliar sepanjang 2025, naik 48% secara tahunan. Pertumbuhan ini sejalan dengan kinerja pendapatan yang meningkat 31% secara tahunan menjadi Rp2,78 triliun.
“Manajemen meyakini bahwa keseimbangan antara dinamika pasar dan kekuatan fundamental perseroan merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” tutup Allan. (DH/KR)