Tambah 3 armada kapal, SMDR terbitkan Rp700 sukuk miliar

Jumat, 24 April 2026

image

JAKARTA - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menerbitkan Sukuk Ijarah Tahap III senilai Rp700 miliar, sebagai bagian dari program Penawaran Sukuk Ijarah Berkelanjutan dengan target dana Rp2 triliun.

Berdasarkan prospektus yang disampaikan SMDR pada Kamis (24/4), imbalan ijarah ditetapkan sebesar Rp57,75 miliar per tahun atau setara Rp82,5 juta untuk setiap kelipatan Rp1 miliar.

SMDR akan membayar cicilan imbalan ijarah setiap 3 bulan sejak tanggal emisi, dengan pembayaran pertama pada 19 Agustus 2026. Adapun tenor yang ditawarkan untuk surat utang ini selama 3 tahun.

Sebelumnya, SMDR telah merealisasikan penerbitan Sukuk Ijarah sebesar Rp550 miliar pada tahap pertama dan Rp500 miliar pada tahap kedua di 2025.

Manajemen SMDR menyebut sekitar 65,71% dana hasil penerbitan Sukuk Ijarah Tahap III ini, akan dipakai untuk pembiayaan ke PT Samudera Perkapalan Indonesia. Anak usaha ini disebut berencana membangun 2unit kapal chemical tanker.

Sedangkan sisanya sekitar 34,29% akan dipakai oleh SMDR untuk mendanai pembangunan 1 unit kapal kontainer, serta biaya pra-operasi dan peluncurannya.

Dengan penerbitan tahap III ini, sisa plafon emisi dalam program penerbitan utang ini adalah Rp250 miliar.

Masa penawaran umum dari Sukuk Ijarah Tahap III SMDR akan berlangsung pada 11–13 Mei 2026. Sedangkan penjatahan dijadwalkan 18 Mei 2026, distribusi secara elektronik pada 19 Mei 2026, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Mei 2026.

Sukuk diterbitkan tanpa warkat dalam bentuk Sertifikat Jumbo atas nama Kustodian Sentral Efek Indonesia. Satuan perdagangan ditetapkan sebesar Rp5 juta dan kelipatannya.

Objek ijarah berupa hak manfaat atas aset tetap milik entitas anak dan perseroan, dengan nilai total objek mencapai Rp931,66 miliar.

Berdasarkan pemeringkatan Pefindo untuk periode 10 Maret 2026 hingga 1 Maret 2027, Sukuk Ijarah ini memperoleh peringkat idA+(sy). (DH/KR)