BEI rombak LQ45 hingga IDX80, BREN dan DSSA tersingkir
Sabtu, 25 April 2026

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi mayor atas sejumlah indeks, mulai dari IDX80 hingga LQ45.
Dalam evaluasi April 2026 ini, BEI mengeluarkan 5 emiten dari jajaran LQ45, indeks yang berisi 45 saham dengan likuiditas tertinggi dan free float besar.
Pada IDX80, terdapat 8 emiten yang keluar dari perhitungan indeks. Sementara di IDX30 tercatat hanya satu saham yang dikeluarkan.
Berikut rincian saham yang keluar dan masuk dalam tiga indeks utama, hasil evaluasi mayor April 2026:
Indeks LQ45
Masuk:
Keluar:
Indeks IDX30
Masuk:
Keluar:
Indeks IDX80
Masuk:
Keluar:
Perubahan ini akan berlaku efektif mulai 4 Mei sampai dengan 31 Juli 2026.
Sebagai catatan, BREN dan DSSA tak lagi menjadi penghuni indeks LQ45 dan IDX80, lantaran kedua saham ini masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC).
Seperti disampaikan IDNFinancails.com sebelumnya, BEI telah merevisi kriteria perhitungan IDX30, IDX80, dan LQ45 pada Selasa (21/4) kemarin.
Jika sebelumnya sebuah saham tidak boleh disuspensi dalam 6 bulan terakhir agar masuk dalam perhitungan indeks, BEI kini memberi batas suspensi perdagangan saham maksimal 1 hari dalam 6 bulan terakhir.
Dari sisi free float, emiten kini wajib mengikuti peraturan terbaru dari BEI yang disampaikan pada Maret 2026.
BEI juga menambahkan filter baru, yang menyingkirkan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dari perhitungan indeks. (KR)