Top sepekan: Hary Tanoe dihukum, harga minyak di atas US$100 per barel

Senin, 27 April 2026

image

JAKARTA – Sejumlah peristiwa ekonomi dan geopolitik mendominasi perhatian publik sepanjang sepekan 20–26 April 2026.

Dari dalam negeri, putusan pengadilan terhadap Hary Tanoesoedibjo menjadi sorotan utama. Sementara dari mancanegara, eskalasi konflik Iran dan Amerika Serikat (AS) mendorong lonjakan harga minyak.

Pengadilan memutuskan Hary Tanoe dan BHIT harus membayar US$28 juta ditambah bunga 6% sejak 2002. Putusan ini memicu perhatian luas karena nilainya signifikan dan terkait kasus yang telah berlangsung cukup lama.

Meningkatnya peredaran uang di Indonesia dan perombakan jajaran eselon pertama di Kementerian Keuangan, turut menjadi perhatian publik di tengah penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan koreksi mendalam di pasar saham.

Di sisi lain, dinamika global memanas setelah AS menyita kapal terkait Iran. Iran merespons dengan serangan drone, yang dinilai memperburuk ketegangan di kawasan Teluk.

Harga minyak brent kembali melonjak di atas US$100 per barel. Sedangkan minyak WTI kembali  mendekati level tertingginya.

Daftar berita terpopuler IDNFinancials.com dalam sepekan, 20–26 April 2026:

  1. Hary Tanoe dan BHIT dihukum bayar US$28 juta plus bunga 6% sejak 2002
  2. Uang beredar naik 9,7% jadi Rp10.355 triliun, apa artinya?
  3. Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan diganti, mengapa?
  4. Amerika kejar deal Iran, Eropa khawatir dampak jangka panjang
  5. Amerika sita kapal Iran, minyak dan gas kompak melonjak
  6. Lo Kheng Hong jual saham Grup Salim, untung di atas 100%
  7. Usai kapal disita, drone Iran balas serang kapal Amerika Serikat
  8. Kapal induk USS Gerald Ford dikawal 2 perusak masuk Laut Merah
  9. Hormuz lumpuh, Selat Malaka jadi sorotan global
  10. Iran sita kapal, harga minyak Brent tembus US$100

(KR)