Manuver BUMI di Australia, caplok Loyal Metals seharga AU$79,1 juta
Senin, 27 April 2026

JAKARTA – Loyal Metals Ltd., perusahaan tambang emas asal Australia yang bertransformasi ke segmen mineral kritis, mengumumkan penandatanganan Scheme Implementation Deed (SID) dengan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Australia (ASX) dengan kode saham LLM ini, menyampaikan akuisisi saham oleh BUMI akan berlangsung dengan nilai AU$79,1 juta, setara Rp977 miliar dengan asumsi kurs Rp12.353/AU$.
“Nilai ini mencerminkan premi sebesar 40,6% dibandingkan harga saham Loyal pada penutupan terakhir ... serta premi 49,6% terhadap harga rata-rata tertimbang volume 10 hari,” jelas Managing Director Loyal Metals, Adam Ritchie, dalam keterangan kepada otoritas pasar setempat, pada Senin (27/4).
Dengan skema tersebut, Loyal Metals dan BUMI telah terikat melaksanakan jual beli saham, melalui mekanisme scheme of arrangement.
Loyal Metals memperkirakan pengajuan dokumen skema akuisisi kepada Australian Securities and Investments Commission (ASIC) akan berlangsung pada pertengahan Juni 2026. Sementara pengambilalihan diperkirakan efektif pada Agustus 2026.
Pendiri sekaligus Chairman Loyal Metals, Peretz Schapiro, menyambut baik rencana penjualan saham perusahaan kepada BUMI. “Atas nama dewan direksi, saya secara bulat merekomendasikan para pemegang saham untuk memberikan suara setuju terhadap skema tersebut,” ungkap Schapiro.
Loyal Metals akan menggelar rapat pemegang saham pada awal Agustus 2026, dengan syarat minimal persetujuan 75% suara sah agar pengambilalihan dapat dilanjutkan.
Dalam keterangan resminya, Loyal Metals tengah merevitalisasi salah satu tambang berkadar tinggi di Australia, yaitu Highway Reward Copper Gold Mine.
Fokus utama Loyal Metals saat ini berada pada tambang tembaga. Di samping itu, perusahaan juga menyebutkan adanya operasi tambang emas dan mineral kritis.
Total aset Loyal Metals tercatat sebesar AU$26,57 juta pada akhir 2025, sementara total ekuitasnya mencapai AU$24 juta. (KR)