Perang Iran ganggu pasokan PCB Global, harga komponen teknologi naik

Selasa, 28 April 2026

image

JAKARTA – Perang Iran di kawasan Timur Tengah mulai mengguncang rantai pasok papan sirkuit cetak atau printed circuit board (PCB), komponen vital yang digunakan hampir di seluruh perangkat elektronik seperti ponsel pintar, komputer, hingga server kecerdasan buatan (AI).

Konflik tersebut mengganggu pasokan bahan baku utama dan mendorong lonjakan harga PCB, sehingga menambah tekanan bagi perusahaan teknologi global yang sebelumnya sudah menghadapi kenaikan tajam harga chip memori.

Salah satu pemicu utama terjadi setelah Iran menyerang kompleks petrokimia Jubail di Arab Saudi pada awal April, mengutip dari Reuters. 

Serangan itu memaksa penghentian produksi resin polyphenylene ether (PPE) berkualitas tinggi, bahan dasar penting untuk pembuatan laminasi PCB.

Perusahaan kimia Saudi, SABIC, yang menyuplai sekitar 70% kebutuhan PPE murni dunia dan beroperasi di kompleks Jubail, hingga kini belum mampu melanjutkan produksi. 

Kondisi ini membuat pasokan global material tersebut semakin ketat, ditambah gangguan besar pada jalur pengiriman di kawasan Teluk.

Harga PCB sebenarnya sudah naik sejak akhir tahun lalu seiring meningkatnya permintaan server AI. 

Namun sejak Maret, lonjakan makin tajam karena produsen berlomba mengamankan bahan baku di tengah kenaikan biaya yang ekstrem.

Analis Goldman Sachs mencatat, hanya dalam April saja harga PCB melonjak hingga 40% dibandingkan Maret. 

Penyedia layanan cloud bahkan dinilai siap menerima kenaikan lanjutan karena permintaan diperkirakan terus melampaui pasokan dalam beberapa tahun ke depan.

Laporan Prismark memperkirakan industri PCB global akan tumbuh 12,5% menjadi USD95,8 miliar pada 2026.

Produsen PCB asal Korea Selatan, Daeduck Electronics, yang memasok pelanggan seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan AMD, telah memulai pembicaraan dengan pelanggan terkait rencana kenaikan harga.

Seorang eksekutif senior perusahaan mengatakan waktu tunggu bahan kimia seperti resin epoksi kini melonjak menjadi 15 minggu, dari sebelumnya hanya tiga minggu.

Selain resin PPE, kenaikan harga juga dipicu kelangkaan serat kaca dan copper foil. Harga copper foil bahkan telah naik hingga 30% sepanjang tahun ini, dengan lonjakan paling tajam terjadi sejak Maret.

Menurut Victory Giant Technology, pemasok utama PCB untuk Nvidia, tembaga menyumbang sekitar 60% dari total biaya bahan baku produksi PCB.

PCB multilayer saat ini dapat dibanderol sekitar 1.394 yuan per meter persegi, sementara model premium untuk server AI mencapai 13.475 yuan per meter persegi, mencerminkan tekanan biaya yang semakin besar di industri teknologi global. (DK)