Trump borong obligasi hingga US$51 juta pada Maret 2026
Selasa, 28 April 2026

NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tercatat membeli obligasi senilai minimal US$51 juta sepanjang Maret 2026, berdasarkan laporan pengungkapan keuangan yang dirilis pada Sabtu.
Seperti dikutip Reuters, pembelian tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari obligasi pemerintah daerah hingga surat utang korporasi.
Dalam dokumen yang dirilis oleh U.S. Office of Government Ethics, Trump melakukan total 175 transaksi keuangan selama bulan lalu.
Nilai pasti setiap transaksi tidak diungkapkan, melainkan hanya dalam bentuk kisaran nilai untuk tiap pembelian maupun penjualan.
Sebagian besar aset yang dilaporkan berupa obligasi municipal yang diterbitkan oleh negara bagian, county, distrik sekolah, serta entitas lain yang memiliki keterkaitan dengan lembaga pemerintah atau skema kemitraan publik-swasta.
Sebanyak 26 transaksi terbesar Trump, masing-masing bernilai antara US$1 juta hingga US$5 juta, mayoritas merupakan pembelian obligasi municipal dan obligasi pemerintah AS (U.S. Treasuries).
Namun, terdapat pula pembelian obligasi korporasi dari Weyerhaeuser dan General Motors.
Selain itu, ia juga menanamkan dana pada exchange-traded fund (ETF) yang melacak indeks obligasi berimbal hasil tinggi (high-yield bond index).
Trump juga membeli obligasi korporasi di sektor energi, teknologi, kesehatan, dan jasa keuangan.
Beberapa penerbit yang tercatat antara lain Constellation Energy, Occidental Petroleum, Broadcom, NVIDIA, Meta Platforms, Microsoft, serta bank-bank Wall Street seperti Citigroup, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, dan Boeing.
Secara keseluruhan, nilai maksimum gabungan dari seluruh pembelian obligasi Trump di berbagai kelas aset tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$161 juta. (DK)