INDY genjot tambang emas Awak Mas, siapkan smelter Rp7,09 triliun

Minggu, 30 November 2025

image

JAKARTA - PT Indika Energy Tbk (INDY) tengah memperkuat bisnis non-batu bara melalui operasional tambang emas Awak Mas. Pembangunan smelter pemurnian emas dengan investasi US$426 juta atau setara Rp7,09 triliun.

Direktur Indika Energy Johanes Ispurnawan menegaskan, proyek tambang emas ini akan berjalan sesuai jadwal. “Sehingga pada 2027 semuanya bisa berjalan sesuai yang kami rencanakan dan tentunya akan mulai menghasilkan," ujarnya dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (27/11).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Indika Energy Retina Rosabai mengatakan, perusahaan memiliki izin mengelola tiga area pit tambang Awak Mas, Tarra, dan Salu Bulo melalui PT Masmindo Dwi Area, semua berlokasi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. “Total konsesi mencapai 14.390 hektare, dengan 1.444 hektare siap dikembangkan.

Perusahaan memegang izin Kontrak Karya (CoW) hingga 2050, yang bisa diperpanjang menjadi IUPK hingga 2070,”ujar Retina.

Proyek Awak Mas kini masuk tahap konstruksi dan ditargetkan melakukan trial produksi emas pertama pada Desember 2026. Penambangan menggunakan metode open pit, sedangkan pengolahan emas memakai teknik carbon in leach (CIL).

Potensi tambang ini mencapai sumber daya 2,55 juta oz, cadangan 1,51 juta oz, dengan rencana produksi 100 ribu oz per tahun dan kadar emas sekitar 1,37 gram per ton.(DH)