Pasar obligasi data center AS tertekan isu pertumbuhan AI
Rabu, 29 April 2026

WASHINGTON - Obligasi korporasi AS yang terkait dengan perusahaan pusat data melemah pada Selasa (28/4).
Setelah laporan Wall Street Journal menyebut OpenAI baru-baru ini gagal mencapai target akuisisi pengguna dan penjualan, yang memicu kekhawatiran internal terkait kemampuan perusahaan menopang belanja besar untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan infrastruktur cloud CoreWeave Inc., yang bulan ini dua kali menerbitkan obligasi, mencatat obligasi jatuh tempo 2031 turun ke rekor terendah 98,63 sen per dolar, menurut data Trace. Emisi awalnya dijual pada nilai par, sementara penerbitan lanjutan sempat mencapai 102 sen.
Seperti dikutip Bloomberg, obligasi lima tahun milik Edged Compute LLC yang baru diterbitkan pekan lalu juga turun 1,1 sen menjadi 97,25 sen, level terendah baru.
Sejumlah obligasi Oracle Corporation juga turun sekitar 1 sen.
Lonjakan penerbitan obligasi terkait pusat data dalam beberapa bulan terakhir, terutama di pasar junk bond, mencerminkan meningkatnya pembiayaan untuk proyek AI.
Pada Senin, Hut 8 Corp. menjual obligasi senilai US$3,25 miliar untuk membangun fasilitas yang terkait dengan Alphabet Inc. melalui Google.
Uji pasar berikutnya adalah penerbitan obligasi high-yield senilai US$4,54 miliar dari pengembang pusat data untuk proyek AI yang terkait dengan Nvidia Corporation.
Investor juga menunggu laporan kinerja dari raksasa teknologi seperti Alphabet, Amazon, Meta Platforms, dan Microsoft untuk melihat keberlanjutan boom investasi infrastruktur AI. (DK)