Fasilitas Juaymah rusak, Aramco hentikan ekspor LPG hingga Mei 2026

Rabu, 29 April 2026

image

JAKARTA - Saudi Aramco menangguhkan pengiriman liquefied petroleum gas (LPG) hingga Mei setelah kerusakan pada fasilitas ekspor utamanya di akhir Februari memutus pasokan bahan bakar tersebut.

Perusahaan minyak negara itu dilaporkan telah memberi tahu para pembeli bahwa pengiriman dari fasilitas LPG Juaymah akan tetap dihentikan hingga Mei. 

Aramco sendiri menolak memberikan komentar terkait hal tersebut, mengutip dari Bloomberg.

Ekspor LPG Aramco telah terhenti sejak runtuhnya struktur penyangga di fasilitas Juaymah sebelum perang Timur Tengah pecah pada Februari, yang kemudian mendorong kenaikan harga dan membuat pembeli kesulitan mencari pasokan pengganti.

Sejak saat itu, konflik di kawasan juga menyebabkan hampir tertutupnya jalur ekspor utama melalui Selat Hormuz, yang memicu gangguan pasokan energi di Asia serta krisis LPG di India, di mana bahan bakar ini banyak digunakan untuk memasak.

Aramco disebut belum dapat melakukan perbaikan yang diperlukan di fasilitas Juaymah, sehingga bahkan jika Selat Hormuz kembali dibuka, pengiriman tetap tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, pada 26 Februari, Aramco telah menyatakan bahwa pengiriman dari Juaymah yang dijadwalkan dalam beberapa minggu akan dibatalkan tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Gangguan ini berdampak signifikan pada pasar LPG global. Aramco merupakan pemasok utama propana dan butana dunia. 

Penutupan jalur Hormuz juga memperburuk gangguan pasokan dari Timur Tengah, yang menyebabkan kekurangan LPG di India.

Fasilitas Juaymah sendiri menyumbang sekitar 3,5% dari total ekspor LPG laut global, menurut analis Kpler. (DK)